Bukti POCO Mempercepat Adopsi Teknologi 5G Dengan M3 Pro 5G
Umum

Bukti POCO Mempercepat Adopsi Teknologi 5G Dengan M3 Pro 5G

Bukti POCO Mempercepat Adopsi Teknologi 5G Dengan M3 Pro 5G

Bukti POCO Mempercepat Adopsi Teknologi 5G Dengan M3 Pro 5G

berita
Bukti POCO Mempercepat Adopsi Teknologi 5G Dengan M3 Pro 5G

POCO M3 Pro 5G merupakan jawaban POCO untuk mempercepat adopsi teknologi 5G di tanah air. Smartphone ini hadir dengan spesifikasi dan harga yang ekstrim.
Diperbarui 27 Mei 2022 13:58

Oleh Eko Lannue Ardy

POCO melihat tren digital semakin kuat di Indonesia, terlihat dari pertumbuhan populasi pengguna internet di Indonesia. Dengan POCO M3 Pro 5G yang memiliki kemampuan dual 5G, pengguna kini dapat mengakses internet lebih cepat di area yang tercakup oleh jaringan 5G super cepat.

Seperti dilansir We Are Social, pengguna internet Tanah Air mencapai 204,7 juta pada Januari 2022, meningkat pesat 54,25% dibandingkan 5 tahun sebelumnya. Dibandingkan dengan jumlah penduduk, penetrasi internet di Indonesia juga meningkat pesat, mencapai 73,7% dibandingkan 50% pada tahun 2018.

“Bersamaan dengan perkembangan yang ditunjukkan oleh tren ini, POCO menyadari kebutuhan akan akses internet yang cepat. Kami juga telah meluncurkan smartphone 5G dengan harga yang ekstrim, seperti POCO M3 Pro 5G, yang memungkinkan teknologi 5G dapat dianut oleh masyarakat luas,” ujar Andi Renreng, Marketing Director POCO Indonesia.

Di bawah ini adalah beberapa perbedaan antara jaringan 5G dan 4G yang menjadi alasan utama pengguna internet saat ini.
Kecepatan akses internet

Kecepatan tertinggi 4G tercatat hingga 100Mbps, meski rata-rata berada di kisaran 35Mbps. Jauh dari 5G, yang bisa mencapai kecepatan hingga 10Gbps dengan penggunaan umum rata-rata hingga 3Gbps. Namun, ada lompatan kecepatan hingga 100x di antara kedua jaringan.
latensi

Latensi penting bagi orang yang menggunakan aplikasi atau perangkat berbeda yang terhubung ke internet. Latensi adalah skala waktu yang diperlukan untuk mentransfer data ke perangkat. Semakin rendah persyaratan waktu, semakin rendah penundaan saat mengakses Internet.

Jaringan 4G memiliki latency sekitar 50ms, sedangkan jaringan 5G dapat mengurangi latency menjadi 1ms. Dengan jaringan 5G, pengguna dapat menggunakan lebih banyak aplikasi dan memindahkan lebih banyak perangkat dari jarak jauh secara real time, dengan pemrosesan data dan perintah melalui cloud.
lebar pita

Bandwidth atau bandwidth yang lebih besar merupakan keunggulan 5G dibandingkan 4G. Ini karena 5G menggunakan spektrum yang lebih luas, atau frekuensi radio. 5G dapat beroperasi pada spektrum tinggi (mmWave) antara 30 GHz dan 300 GHz, sedangkan 4G berada pada bandwidth yang lebih sempit dari 600 MHz hingga 2,5 MHz.
cakupan wilayah

Dibandingkan dengan cakupan 4G yang sudah relatif merata, peningkatan penggunaan 5G masih mengerem keterbatasan cakupan area di beberapa lokasi di kota-kota besar, seperti: mis.:

Jabodetabek
bandung
Batam
Balikpapan
Makassar
Surakarta
Surabaya
Denpasar
Medan

Kabar baiknya, pemerintah juga mengumumkan rencana pengembangan 5G dalam Permen No 2 Tahun 2021. Salah satu rencana yang menjadi sorotan adalah pengembangan 5G di seluruh ibu kota provinsi di pulau Jawa dan lima destinasi wisata, yaitu tertinggi memiliki prioritas.

Hal ini membuat kehadiran smartphone dengan teknologi 5G menjadi relevan dan tahan terhadap masa depan. POCO sebagai brand smartphone Tanah Air terus mendukung tren adopsi 5G dengan menampilkan berbagai inovasi smartphone 5G, termasuk POCO M3 Pro 5G.

Sumber :